SISTEM PENDETEKSI DEHIDRASI DAN SUHU URIN BERBASIS FUZZY LOGIC PADA KLOSET BERDIRI

  • Aditya Kurniawan Politeknik Negeri Balikpapan
  • Hadiyanto Politeknik Negeri Balikpapan
  • Suhaedi Politeknik Negeri Balikpapan
  • Nur Yanti Politeknik Negeri Balikpapan
  • Fathur Zaini Rachman Politeknik Negeri Balikpapan
Keywords: Dehidrasi, Urin, Sensor, Fuzzy Logic

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengukur parameter-parameter untuk membandingkan tingkatan dehidrasi dari warna dan kadar amonia pada urin manusia serta suhu urin yang dijadikan indikasi jika terkena infeksi saluran. Penggunaan parameter urin sebagai obyek penelitian dikarenakan kondisi urin mencerminkan kondisi cairan yang ada pada tubuh manusia. Proses penentuan tingkatan dehidrasi melalui warna diperoleh dari nilai hasil pembacaan sensor warna TCS3200 yang berfungsi untuk membaca nilai Red, Green dan Blue, kemudian nilai RGB akan digunakan sebagai parameter proses oleh mikrokontroler Arduino yang menggunakan metode fuzzy logic sugeno dan kadar amonia dan suhu urin menggunakan sensor gas MQ135 dan sensor suhu DS18B20 yang kemudian diproses oleh mikrokontroler Arduino Mega. Dari hasil beberapa pengujian yang dilakukan diketahui pembacaan sensor warna TCS3200 sering mengalami ketidakstabilan dan nilai rata-rata error pembacaan sensor gas MQ135 sebesar 0.14%, serta nilai rata-rata error pembacaan sensor suhu DS18B20 sebesar 0.017%, Selanjutnya metode fuzzy mampu bekerja sesuai dengan yang diinginkan hal ini diperlihatkan dari pengujian kestabilan fuzzy dalam membaca tingkat keputusan pada satu sampel yang sama dan perbandingan keputusan fuzzy dengan hasil matlab memiliki rata-rata error sebesar 0.168%.

Published
2019-10-16